Month: April 2017

Nekad Melampaui Logika dengan Mengampuni

“Pokoknya gue nggak bakalan pernah ngampunin bokap gue. Enak aja, dulu dia ninggalin keluarga, sekarang tau-tau balik mau minta maap.” “Biar tau rasa dia. Orang-orang di sekitarnya gue kasih tau masa lalunya yang gelap. Biar dia tau gimana rasanya ditolak, kayak dulu dia nolak gue.”… Read More

Ini Gue, Bro: Belajar Tertawa di Minggu Paskah

Berapa kali perasaanmu tersentuh saat Jumat Agung? Ada yang menangis ketika menyaksikan drama penyaliban. Beberapa orang menyembah salib dengan mata berkaca-kaca. Ada pula yang banjir air mata setelah menonton film The Passion. Nah, coba ingat baik-baik, saat Minggu Paskah atau Malam Paskah, pernahkah kamu tertawa terbahak-bahak, sungguh bergirang, bersorak senang, dengan hati yang berbunga-bunga penuh sukacita?… Read More

Kalau Tuhan baik, mengapa ada penderitaan?

Salah satu pertanyaan yang biasa ditanyakan (dan mungkin juga kita sering menanyakannya!) ialah: Kalau Tuhan itu ada dan Dia adalah Bapa yang baik, kenapa sih kok ada penderitaan di dunia ini? Kalau kita ini orangtua, kita nggak mungkin kan membiarkan anak-anak kita sengsara?… Read More

Yuk, belajar lagi makan bersama!

Coba bayangin. Kamu mau bikin acara kumpul-kumpul perpisahan untuk temanmu. Setelah sekian big hugs, setelah sekian cipika-cipiki, kamu langsung asyik ngobrol. Cerita apa aja. Nggak jelas arahnya. Kata demi kata. Tawa demi tawa. Cerita lagi. Begitu seterusnya. Tapi, betapa garingnya ngobrol kalo nggak ada makanan dan minuman sama sekali.… Read More

Mengapa kita menyerukan Hosana dan Aleluya?

Tolong selamatkan!

“Tolong selamatkan aku! Tolong selamatkan kami! Tolong selamatkan . . .” Itu seruan tak berdaya. Jika tak ada yang datang untuk menyelamatkan, orang akan mati. Seruan “Tolong selamatkan…” dalam bahasa Ibrani adalah hosia-na. Dalam perjalanan waktu, seruan kita kepada Tuhan yang berisi ungkapan minta tolong akhirnya menjadi seruan pujian kepada Tuhan sebagai Sang Penyelamat.… Read More

Apakah Setiap Penderitaan adalah Salib?

Mengapa saya?

Ketika sedang beruntung, terberkati, segalanya berjalan baik, sukses, gembira, sehat, tidak banyak orang yang bertanya, “Mengapa saya?” Namun, ketika sedang gagal, sakit, sedih, ditolak, dikhianati, malang, terpuruk, mengalami penderitaan, tiba-tiba banyak orang bertanya, “Mengapa saya?” Ketika sedang “baik”, tak banyak yang bertanya, “Di manakah Tuhan?”… Read More

Aku haus, Tuhan!

Masa Prapaskah belum selesai, baru setengah jalan. Pada Prapaskah di minggu yang keempat, yang juga dikenal sebagai Minggu Laetare (Minggu Sukacita), beberapa paroki telah mengumumkan jadwal pengakuan dosa. Di waktu-waktu ini, orang-orang akan datang berbondong-bondong antri mengaku dosa, mencari pengampunan.

Apa yang kita cari dari Sakramen Rekonsiliasi?

Read More
Scroll to top