Month: November 2017

Raja Bau Kecut

“Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan kuat akan Kulindungi” (Yehezkiel 34:16). Ini kata-kata Tuhan yang menggambarkan Diri sebagai Gembala. Uniknya, ini juga digunakan untuk menggambarkan bagaimana Yesus Kristus itu adalah juga Raja Semesta Alam.… Read More

Haruskah Melakukan Hal yang Antimainstream?

Gadis kecil. Lugu. Polos. Tiga tahun usianya. Dibawa oleh ayah dan ibunya. Kepada imam di Bait Allah, gadis itu dipersembahkan. Selanjutnya ia bertumbuh dalam rumah Allah. Mengisi hari-harinya dengan menjahit tirai-tirai Bait Allah. Berdoa dan berakar makin kokoh dalam iman. Demikian satu kisah yang pernah ada dan kemudian diingat terus dalam tradisi.… Read More

Pahlawan Zaman Now: Orang Muda yang Heroik

“Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Mat 5:20). Itu peringatan keras Yesus. Lagi dan lagi, Yesus berhadapan dengan tembok tebal dalam hati banyak orang.… Read More

Buat Apa Jadi Lemah Lembut?

Suatu ketika, Yesus naik ke atas gunung dan mulai berkotbah. Kejadian ini dicatat di dalam Injil Matius, dan kotbah Yesus di bukit ini dikenal sebagai “Delapan Sabda Bahagia” atau “The Beatitudes“. Dalam salah satu ucapannya, Yesus berkata, “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi,” (Mat 5:5).… Read More

Scroll to top