5 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Uang

Setiap orang memiliki caranya yang unik dalam memikirkan dan mengelola uang. Pasangan Bethany and Scott Palmer, penasihat keuangan dan pengarang dari The 5 Money Personalities: Speaking the Same Love and Money Language, menemukan 5 tipe kepribadian yang menunjukkan bagaimana kamu mengelola keuanganmu.

Dengan mengetahui kepribadian ini, kita bisa mengenali bagaimana sikap kita terhadap uang, membantu kita dalam perencanaan keuangan jangka panjang, serta menghindari kecerobohan finansial yang mungkin terjadi, berdasarkan bagaimana kamu memikirkan dan menangani uang.

Tipe 1: The Savers (Penghemat)

Penghemat mendapatkan rasa semangat dari sebuah penawaran, dan merasa bangga kalau mereka bisa menghabiskan lebih sedikit uang daripada orang lain untuk apa yang mereka inginkan. Hal ini bukan berarti bahwa mereka pelit—mereka hanya senang ketika mengetahui bahwa mereka tidak membayar dengan harga penuh untuk sebuah tas yang sama. Kamu punya teman yang berbelanja hanya pada saat ada diskon, atau tante yang senang mengumpulkan kupon seolah-olah itu adalah pekerjaannya? Mungkin mereka adalah para Penghemat.

Dorongan untuk berhemat tersebut menunjukkan bahwa mereka biasanya tidak membelanjakannya secara impulsif—walaupun sebuah penawaran yang bagus mungkin bisa mendorong mereka—dan karena mereka sangat berhati-hati dengan pengeluaran, biasanya mereka dapat dipercaya dengan uang mereka. Hal tersebut tidak berarti Penghemat selalu membuat keputusan yang tepat dan menyeluruh. Kesenangan mereka terhadap sebuah tawaran masih bisa mengarahkan mereka pada pengeluaran yang tidak perlu (maksud saya, siapa yang tidak pernah mengalami penyesalan karena dengan impulsif membeli diskon “murah”?), dan mereka mungkin saja mencari investasi yang terlalu aman daripada berfokus pada pertumbuhan yang seharusnya.

Isu terbesar untuk Penghemat ini mungkin terjadi dalam hubungan mereka dengan orang lain. Karena mereka sedikit lebih banyak mencemaskan tentang uang, fokus terhadap tanggung jawab itu juga bisa berarti mereka bisa terobsesi dengan tujuan keuangan mereka—hingga bisa mengorbankan kehidupan mereka, dan bahkan sampai pada titik yang terendah. Jika Penghemat menjalin hubungan dengan seseorang yang bahasa cintanya adalah memberi hadiah, mereka mungkin dapat mengosongkan tangki cinta pasangan mereka.

Tipe 2: The Spender (Pemboros)

Orientasi seorang Pemboros terarah untuk menghasilkan kenangan indah dan hidup saat ini. Mereka mendapatkan sensasi dari membeli sesuatu yang baru, dan jika ada sebuah masalah, perjalanan ke toko adalah apa yang mereka butuhkan untuk menyelesaikannya. Sisi baiknya, mereka suka menunjukkan secara langsung pada orang lain bahwa mereka peduli melalui tanda-tanda lahiriah, dan senang menjamu orang lain. Mereka adalah temanmu yang selalu membelikan sesuatu bagi kelompokmu, atau pulang ke rumah dengan sesuatu yang membuat mereka mengingatmu. Perhatian dan kemurahan hati membuat Pemboros menjadi orang-orang yang menyenangkan kalau kamu berada di sekitar mereka, dan sangat penuh kasih!

Tentu saja, ada kelemahannya. Kerelaan untuk membeli sesuatu untuk memenuhi setiap keinginan, atau keputusan sekejap untuk membayar tagihan, juga menjadi bagian dari pemborosan. Yang lebih buruk lagi, karena Pemboros seringkali tidak menyadari kecenderungan mereka, mereka mungkin terkejut melihat tagihan kartu kredit mereka di penghujung bulan. Jika mereka tidak ingin mengurus pengeluaran mereka, mereka bisa menemukan diri mereka terjebak dalam hutang, dan lebih buruk lagi, menjadi bersikap defensif dan berbohong kepada pasangan mereka.

Hal tersebut tidak berarti Pemboros ditakdirkan untuk menjalani masa penuh hutang atau harus selalu berada dalam kekangan, tapi jika kamu seorang Pemboros, kamu mungkin harus berhenti sejenak sebelum menggesekkan kartu kredit untuk menutupi tagihan lainnya, atau secara sadar pilihlah dan tentukan kehidupan sosial yang membantumu menghindari godaan-godaan yang mahal.

Tipe 3: The Risk Taker (Pengambil Risiko)

Pengambil Risiko menyukai ide dan kemungkinan baru. Mereka adalah temanmu yang selalu siap mencoba sesuatu yang baru, entah itu liburan yang jauh atau hidangan paling aneh di menu. Mereka adalah pengusaha dan visioner. Mereka mendengarkan dan mempercayai intuisi mereka, dan dengan demikian dapat bergerak cepat pada kesempatan yang tampaknya baik saat mereka muncul.

Kegembiraan akan hal baru dan tidak diketahui juga bisa menjadi sedikit kekurangan. Mereka bisa menjadi buta terhadap tanda bahaya dalam skema investasi baru, karena mereka sangat senang dengan potensi yang mungkin terjadi, dan dorongan impulsif mereka untuk berpetualang dapat menyebabkan masalah dalam pengeluaran, jika tidak diimbangi dengan perencanaan dan kepatuhan terhadap anggaran. Pengambil risiko juga cenderung tidak sabar dan tidak sensitif—mereka mungkin membuat keputusan impulsif tanpa berkonsultasi dengan orang lain atau mengabaikan perspektif orang lain —yang berisiko membuat teman-teman dan keluarga mereka merasa sebal atau sakit hati terhadap mereka.

Tipe 4: The Security Seeker (Pencari Keamanan)

Pencari Keamanan dapat tergambar dari namanya: perencana yang hati-hati, yang mementingkan keamanan dan stabilitas. Mereka menemukan keamanan dengan memastikan mereka tidak meninggalkan sesuatu tanpa ada hasil. Kalau temanmu adalah Pencari Keamanan, ia akan suka meneliti setiap pilihan dengan saksama sebelum membuat keputusan, dan tidak akan menggunakan kartu kredit mereka sampai mereka tahu bahwa mereka sudah cukup menabung untuk menutupi biaya tersebut. Jangan keliru mengartikan kecenderungan mereka ini sebagai sesuatu yang membosankan. Mereka siap untuk berpetualang, asalkan bisa membuat anggaran untuk itu!

Titik lemah dari Pencari Keamanan adalah jika mereka menyerah pada ketakutan finansial mereka. Kecenderungan mereka untuk meneliti dan merencanakan dapat membuat mereka senantiasa meneliti tanpa pernah membuat keputusan. Mereka juga bisa membiarkan pertanyaan-pertanyaan “bagaimana jika…” membuat mereka terlalu pesimis dalam kebutuhannya, mencekik rasa petualangan dan kreativitas mereka, bahkan juga pasangan mereka.

Tipe 5: The Flyer

Mereka yang memiliki kepribadian ini adalah orang-orang yang tidak biasa karena, “mereka tidak terlalu memikirkan uang—sama sekali. Mereka tidak cemas akan hal tersebut, tidak menghabiskan energi mereka untuk itu, mereka sama sekali tidak memiliki respon emosional terhadap uang.” Mereka cenderung memprioritaskan hubungan dengan orang lain ketimbang uang, mereka tidak dimotivasi oleh insentif, dan pada umumnya mereka senang dengan kehidupan mereka. Selama mereka masih bisa membayar tagihan mereka, mereka tidak peduli dengan saldo pensiun mereka.

Sementara sikap santai seperti itu mungkin bagus untuk tekanan darah mereka, hal ini tidak berarti mereka tidak materialistis. Jika mereka memiliki kecenderungan lain yang lebih impulsif dalam kepribadian mereka mengelola uang, ketidaktertarikan mereka terhadap keuangan dapat menyebabkan masalah besar. Karena tipe ini tidak khawatir tentang uang, ketika masalah muncul, mereka cenderung bersikap reaktif daripada proaktif. Dan karena mereka sama sekali tidak terlalu peduli, hal ini menjadi semacam perjuangan untuk merencanakan dan mengambil tindakan—dan kemudian benar-benar menindaklanjutinya. Hal ini dapat mengakibatkan kehilangan pengembalian pajak, tagihan yang belum dibayar, dan pengabaian tabungan pensiun.

Kenali juga Kepribadian Pasanganmu

Mengenal caramu mengelola uang menjadi penting supaya kamu bisa memeriksa kebiasaanmu. Sebagai tambahan, bagus juga kalau kamu bisa mengenal kepribadian pasanganmu dalam mengelola keuangan. Kalau kamu dan pasanganmu memiliki kepribadian yang berbeda dalam mengelola keuangan, cobalah untuk memahami kepribadiannya, berkomunikasilah dengan baik, dan bekerjalah sebagai satu tim sehingga kalian bisa lebih baik lagi dalam mengatur kebutuhan dan mencapai target bersama.

Diterjemahkan secara bebas dengan sedikit perubahan dari
Verily Magazine. The Most Common Mistakes to Avoid Based on the 5 Money Personalities





One comment on “5 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Uang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top