Mission (I’m)Possible: Stop Nonton Bokep!

BOKEP! kalo kita search di Google, kata “bokep” akan muncul sebanyak 154.000.000 hasil, hanya dengan waktu 0,27 detik saja, malah bisa terus bertambah. B-ok-ep yang diambil dari kata “b-ep” (dibaca: be-ep), istilah dari blue film yang artinya film porno, bukan sesuatu yang baru atau tabu bagi kebanyakan orang, apalagi mereka yang gemar menonton.

Bulan Juli 2016 ini, Inspire Young People mengangkat tema “STOP, Nonton BOKEP!” kenapa? Karena banyak banget orang muda yang sadar gak sadar ternyata punya permasalahan dengan bokep, alias adiksi atau keterikatan. Awalnya coba-coba, diajak teman buat nonton, lama-lama ngga berasa, keterusan pengen nonton lagi dan lagi sampai akhirnya menjadi kecanduan pornografi dan juga masturbasi.

Nah, di sini, Vio share bahwa porn drives negative perceptions and attitudes, and aggression towards opposite sex. Ketika mengkonsumsi bokep/porn, otomatis kita membiarkan nafsu yang bekerja. Melihat manusia bukan lagi sebagai diri yang utuh dengan martabatnya, tetapi justru hanya sebagai objek yang digunakan sebagai pemuas nafsu, bahkan sampai bisa merusak relationship kita. Pornografi sifatnya menimbulkan kecanduan, membuat orang seperti terjebak dalam lingkaran setan. Bagi kaum cowok, pornografi nggak bikin tambah maskulin, nggak real man, dan bisa berdampak merusak hubungan dengan pasangan. Pornografi membuat diri terjebak dalam nafsu, bukannya “memberikan diri”, malah justru “mengambil” atau using, tidak melihat pasangan sebagai orang yang dikasihi, tapi hanya sebagai obyek untuk pemuasan diri. Selain laki-laki yang bisa addict sama porn, kaum perempuan juga bisa loh.

Kalau sudah terjebak lingkaran ini, memang sulit untuk melepaskan diri, tetapi harapan selalu ada, seperti sharing Vio dan Hansen, mereka terus berusaha melepaskan diri dari pornografi serta masturbasi. Hansen seringkali jatuh, tapi berjuang untuk kembali bangkit. Alhasil hidupnya pun mengalami perubahan, asalkan kita yakin dan mau terus berjuang bersama Tuhan, ngak ada yang mustahil dalam nama-Nya. So, teman-teman, percayalah bahwa total freedom is really possible! Satu nama yang sungguh berkuasa membantu kita lepas dari segala adiksi adalah Yesus sendiri, mohonlah rahmat-Nya untuk melawan hawa nafsu. Waspada dan kenali setiap pola godaan. Kecenderungan kita jatuh ke dalam dosa biasanya bisa dilihat polanya, misalnya; kita bisa jatuh dalam dosa seksual apabila baca buku romantis. Otomatis, mulai dari sekarang jauhilah membaca buku seperti itu. Jauhi godaan. Kecenderungan kita untuk berdosa tidak akan dapat bertahan, apabila kita selalu membawanya kepada terang. Cerita kepada teman/orang yang dapat memberikan dukungan kepada kita untuk terus berjuang. Kalo Vio dan Hansen bisa terbebas dari adiksi ini, kamu juga pasti bisa.

“Terus berdoa dan jangan pernah menyerah untuk perubahan yang lebih baik.“

Video Inspire Young People:

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top