OMG! I LOST IT!

Kita semua pasti pernah kehilangan, mulai dari benda-benda yang sangat berharga, pekerjaan, bahkan orang-orang yang sangat dicintai. Perasaaan apa yang bergejolak di hatimu? Gimana cara menghadapinya? Apakah kita dapat memahami kebesaran Allah atas peristiwa itu?

Kita belajar yuk dari pengalaman hidup satu tokoh Kitab Suci bernama Ayub. Pastinya semua sudah tahu bagaimana kisah hidup Ayub yang sangat kaya raya, orang yang takut akan Tuhan. Segala yang dikerjakannya pasti diberkati Tuhan. Hingga suatu hari dalam hitungan sekejap. Boom!! Tuhan izinkan semua yang diterima Ayub, lenyap. Habis, sehabis-habisnya, bahkan dia mendapatkan penyakit yang luar biasa parahnya, hanya tersisa istrinya yang dia miliki saat itu.

Ada tiga hal yang menarik dan menjadi bagian terpenting tentang bagaimana Ayub mengatasi peristiwa yang baru dialami.

  1. Hal yang pertama adalah, walaupun dia mengalami kehilangan, dia tidak mencari yang baik menurut dia sendiri, tapi yang baik menurut Tuhan. Ayub tetap percaya kepada hikmat Tuhan. Hal ini terbukti dari seruannya yang tetap memuji Tuhan walau dia tidak berada dalam suasana sukacita, dalam kekelaman hatinya dia berkata: “Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian” (Ayub 12:13). “Tetapi aku tahu: Penebusku hidup dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu” (Ayub 19:25).
  2. Yang kedua, Ayub membiarkan proses itu memurnikan dia, dengan berkata “Karena Ia tahu jalan hidupku, seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas” (Ayub 23:10). Ayub menyadari semua yang dia alami, kehilangan segala sesuatu tapi tetap setia bertahan dengan keberadaannya bersama Tuhan.
  3. Hal yang ketiga, Ayub mengalami Allah. “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu” (Ayub 42:5-6). Ayub memilih untuk percaya, setia dan tekun dalam kekelaman hidupnya dan Allah menunjukkan diri-Nya sebagai Allah yang murah hati dan setia. “Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun, kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan” (Yakobus 5:11).

Selain tiga hal di atas, Inspire Young People bulan ini menarik sekali, karena bisa belajar dari sharing seorang VJ Daniel Mananta yang punya rahasia dari Kitab Suci dalam menghadapi masalah hidup, yaitu “Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6).

Saksikan video Inspire Young People:

Video talkshow:

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top